Selamat jalan..
Saat satu nyawa lagi Engkau ambil, bukankah saat itu saya diingatkan kembali betapa pendeknya hidup ini. Bahwa hidup itu pinjaman yang tidak diketahui waktu habisnya. Pada saat itu datang, hanya Engkau dan Malaikat Izrail yang tau. Mungkin saat itu saya pun tak sanggup lagi mengucap maaf dan syukur.
Selamat jalan Indah, semoga kamu tenang di sana. Maaf kami tidak membantu apa-apa. Hidup kamu yang hanya mungkin kurang dari 20 tahun ini begitu berarti untuk mengingatkan kami, yang sering kali lupa bersyukur, padahal tidak semua berkesempatan. Saya selalu meminta supaya kamu masuk surga, Ndah. Begitu juga Mama dan Papa Indah kelak. Selamat jalan, Indah.

